Ajarkan Saling Menolong Untuk Kebaikan

respect mak entinImam Ibnul Qayyim mengatakan bahwa bahwa hubungan seseorang dengan sesama dapat terlukis pada jalinan pergaulan, saling menolong dan persahabatan. Hubungan itu wajib terjalin dalam rangka mengharap ridha Allah Azza wa Jalla dan menjalankan ketaatan kepada-Nya. Itulah puncak kebahagiaan seorang hamba. Tidak ada kebahagiaan kecuali dengan mewujudkan hal tersebut, dan itulah kebaikan serta ketakwaan yang merupakan inti dari agama islam.

Hari libur adalah hari yang baik bagi kita untuk berbuat kebaikan dan berbagi dengan sesama, karna di hari ini kita memiliki waktu dan peluang yang lebih banyak dari hari biasa. Tanggal 9 april 2014 merupakan hari libur Nasional, karena di Negara kita ini di adakan pesta rakyat. Pesta yang di mana kita sebagai bangsa Indonesia berhak memilih pemimpin masa depan kita yang kelak akan membimbing dan menjaga Negara kita ini.

Sementara yang lain sibuk memilih ,adik-adik YSP yang notabene nya masih duduk di bangku sekolah dan belum bisa ikut menyumbangkan suara di pemilihan ini, lebih memilih untuk lari pagi bersama-sama. Mereka lari pagi menuju pasar setan(pasar tidak terpakai) yaitu tempat yang di mana tinggal seorang Mak Entin. Mak Entin adalah seorang janda beranak 8 (delapan), namun kini beliau hidup sendiri karena suami dan anak-anaknya telah meninggal dunia. Pekerjaan Mak Entin sehari-hari adalah mengambil sampah di rumah-rumah mereka yang tinggal di komplek Angkasa Puri tempat adik-adik Ysp tinggal . dari situlah mereka mengenal Mak Entin dan selalu memperlakukan Mak Entin seperti ibu sendiri.respect mak entin2

Dan pagi ini adik-adik Ysp tidak hanya ingin lari pagi tetapi mereka juga ingin membantu Mak Entin untuk mencari botol-botol minuman bekas. Mak entin senang bukan kepalang karena di kunjungi adik-adik YSP.

Ketika mereka hendak membantu Mak Entin justru bilang “jangan membantu, apa kalian gak malu berpakaian bagus dan cantik-cantik tapi mau berjalan di samping gerobak sampah Mak?” namun meskipun di larang adik-adik YSP tetap bersih keras ingin membantu dan mereka bilang “kenapa harus malu, memangnya ini bukan pekerjaan halal?” dan Mak Entin pun tidak sanggup untuk melarang mereka.

Sepanjang jalan mereka lalui dengan kebahagiaan dan canda tawa bersama. Tidak terasa semua sampah sudah di angkut dan kini waktunya pulang. Senyum kebahagiaan di wajah Mak Entin sangat hangat, begitu bahagianya hingga berulang kali mengucapkan terima kasih, Senyuman itu jangan kita biarkan menghilang dari wajah orang-orang yang hidup penuh perjuangan dan tantangan .

Yuuukkk….beramai-ramai mengukir senyuman di wajah Mak Entin yang lain, tanpa pandang bulu dan pandang suku

182 Total Views 1 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*