Kenalkan kelapa sawit lewat dongeng ceria

sawitttSiapa yang tidak mengenal kelapa sawit? Tanaman yang termasuk dalam keluarga Palma itu rupanya memiliki segudang manfaat. Mulai dari minyak goreng, es-krim hingga bahan dasar pembuatan kosmetik.

Namun, pengetahuan dasar tersebut belum seluruh diketahui masyarakat. Terlebih anak-anak. Padahal, para generasi muda ini selalu bersentuhan dengan minyak sawit setiap saat.

Gelengan kepala dan wajah bingung terpancar oleh sebagian besar siswa SDN 08 Jatimekar, Jatiasih, Kota Bekasi, ketika Iman Surahman atau akrab disapa Kak Iman, Pendongeng dari Rumah Dongeng Ceria mengajukan pertanyaan seputar tanaman Kelapa Sawit dan produk turunannya. Ratusan siswa yang duduk di halaman sekolah pun terlihat terdiam dan saling bertanya kepada teman di sebelahnya.

“Ayo siapa yang tahu, gampang kok, dia (produk-red) biasa dipakai buat masak gorengan. Biasa juga dipakai ibu untuk buat kue, warnanya kuning, apa ayo?,” ungkap Kak Iman sembari memancing perhatian siswa.

Walau telah diberikan kata kunci, anak-anak mengaku tidak tahu dan terlihat bersautan meminta agar Kak Iman memberitahukan jawaban. Karena tidak ada yang bisa menjawab ditambah dengan waktu yang sudah habis, Kak Iman pun menyebutkan jika kelapa sawit dapat dibuat menjadi mentega dan minyak goreng.

“Sawit itu luar biasa, mulai dari daunnya bisa dipakai untuk makanan sapi dan buahnya bisa digunakan untuk buat apa saja, mulai dari minyak goreng, menteng, susu, ice cream, body lotion, roti, lipstik dan sabun. Nah kalau pohonnya sudah tidak produktif, batangnya bisa buat rumah atau dipotong-potong jadi arang bakar,” ungkapnya disertai teriakan anak-anak tanda setuju.

Usai menyampaikan pengetahuan dasar tentang pohon sawit, Kak Iman pun melanjutkan acara dengan membacakan dongeng tentang kelapa sawit yang memiliki banyak kegunaan. Tujuannya agar anak-anak dapat mengetahui bentuk fisik kelapa sawit hingga produk turunan yang dapat dihasilkan.

“Dongeng ini bercerita tentang pohon sawit yang tidak bagus bentuknya tetapi banyak kegunaannya. Hal ini yang mau kami sampaikan kepada anak-anak, karena kebanyakan anak-anak hanya tahu kelapa sawit hanya untuk buat minyak goreng, padahal sabun, lipstik sampai ice cream yang mereka makan ternyata juga berasal dari minyak sawit.

Acara dongeng (story telling) tentang kelapa sawit dan produk turunannya itu, rupanya adalah program sosialisasi yang digelar oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit, Kementerian Keuangan Republik Indonesia. Rangkaian kegiatan itupun diberi nama ‘Jelajah Dunia Sawit Bersama Anak Indonesia’.

Acara yang diisi dengan dongeng, games dan doorprize serta diwarnai gelak, canda tawa itu, rencananya akan dilaksanakan selama secara menyeluruh di beberapa titik sekolah yang ada di Jadebotabek.

”Kegiatan ini telah dilakukan setahun terakhir. Namun, untuk sosialisasi ke sekolah-sekolah dasar, baru bulan ini. Sebelumnya, kita adakan acara di sejumlah perguruan tinggi. Sekolah yang sudah kita datangi di SDN 1 Yogyakarta, SD Perguruan Cikini, SDN 01 Menteng, Jakarta Pusat dan kali ini di Bekasi,” kata Deputi Direktur Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit, Direktorat Jenderal Pembendaharaan, Kementerian Keuangan Republik Indonesia, Kus Emy Puspita Sari saat ditemui wartawan, di lokasi, Jumat (26/8/2016).

Ia menambahkan, jika pengetahuan anak-anak tentang kelapa sawit ini dinilai masih rendah. Padahal, kata Kus, Indonesia menjadi salah satu produsen minyak sawit terbesar di dunia. Industri ini merupakan sektor ekspor pertanian yang paling tinggi nilainya selama dasawarsa terakhir dan memiliki nilai penghasilan yang cukup besar untuk negara.

“Minyak kepala sawit itu banyak manfaatnya, tapi belum banyak yang tahu. Kelapa sawit itu dapat menghasilkan minyak goreng, menteng, susu, ice cream, body lotion, roti, lipstik dan sabun. Bahkan, pohon sawit dapat menyerap karbon bebas dan penghijauan. Ini yang hendak kita sampaikan kepada anak-anak. Lewat kegiatan edukasi ini kami ingin menambah pengetahuan anak-anak khusus tentang kelapa sawit dan produk turunannya,” tutup Kus, perempuan asal Solo, Jawa Tengah itu.

Acara yang disusung Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPD) Kelapa Sawit memiliki harapan agar anak anak Indonesia mengetahui dan mengerti proses pengolahan sawit. Diharapkan juga kelak anak Indonesia di saat besar mampu memuculkan inovasi dan kreasi terbaru dari pengolahan dan budidaya perkebunan sawit.(DVD)

187 Total Views 1 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*